Hari ini hari pembuka setelah sekian lama kedai kopi langganan tutup karena masa lebaran,yang ternyata muncul kopi baru dari jenis arabica yaitu Arabica Gold. Penasaran dengan kopinya,aku tanya baristanya asal dari kopi tersebut,tetapi baristanya tidak mengetahui pasti darimana asal daerah kopi tersebut. Karena ingin mencicipi rasa dari kopi tersebut akhirnya aku pesan single original memakai metode seduh V60. Sembari menunggu kopi siap diseduh,aku melihat spesifikasi kopi tersebut. Body kopi tersebut sedang,roasting sedang dengan warna lebih cerah.
Saatnya seruput kopi. Rasa kopi ini asam,dengan keasaman cukup kontras, tingkat kepahitannya rendah cenderung didominasi dengan rasa asamnya (menurut lidah awam saya mirip gayo untuk asamnya),tetapi lebih berat dibandingkan bila menikmati kopi gayo aceh. Untuk kepahitannya seperti penjelasan diawal,tidak terlalu nampak karena didominasi oleh asam dari kopi tersebut,mungkin bila diroasting lebih bold akan keluar pahitnya,untuk yang senang pahit ringan tidak cocok untuk diminum. Menurut aku sih,bila dinikmati pake susu baru akan seimbang dan blended rasanya..
Untuk biji kopinya sendiri,warnanya cerah dimana kopi yang disediakan di kedai kopi tersebut adalah roasting dengan tingkatan sedang,untuk aroma lebih terasa.
Demikian review singkat dari saya penikmat kopi awam.
#SiKopiPahit part 1.
